Waktu mempertemukan kita, namun jarak kembali memisahkan.
Waktu menyambut kita, namun jarak kembali mengabaikan.
Terima kasih untuk semua pertemuan yang telah terjadi, terima kasih untuk semua masa yang telah terlewati, terima kasih untuk kamu yang telah menemani waktuku.
Kemudian, segalanya menjadi asing. Seolah kita tidak pernah bertemu di waktu sebelumnya.
Kenangan, tidak akan pernah berdebu, lapuk, atau pun berkarat. Kenangan itu akan selalu terukir, terpahat, terlukis di dalam jiwa.
Aku tidak pernah membenci waktu, karena waktu yang telah mempertemukan kita. Dan aku tidak akan membenci jarak, karena jarak adalah sebuah ujian bagi kita.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar